bagaimana cara Stress mempengaruhi maag?
Pernah mengalami perut melilit saat sedang stres atau cemas? Ternyata hal itu dikarenakan rasa cemas dan stress saling berkaitan dan dapat memperparah satu sama lain.
Mengapa bisa begitu? dikutip dari hellosehat.com, berikut penjelasannya!
![]() |
| ilustrasi sakit maag |
Ciri utama gejala ini berawal dari rasa tak nyaman atau panas pada ulu hati akibat asam lambung (heartburn). Rasa nyeri tersebut disebabkan otot sfingter pada perbatasan kerongkongan dan lambung tidak berfungsi dengan baik sehingga asam lambung mengalir balik.
Menurut jurnal terbitan Journal of Neurogastroenterology and Motility, orang dengan gangguan kecemasan lebih rentan mengalami gejala GERD.
Tetapi para peneliti sepakat jika stres dan kecemasan dapat memperparah maag melalui cara-cara di bawah ini:
Rasa cemas yang berlebihan bisa meningkatkan produksi asam lambung.
Rasa cemas dapat mengurangi tekanan pada sfingter atau otot kerongkongan sehingga asam lambung mengalir balik.
Stres membuat otot menjadi tegang. Jika stres mempengaruhi otot lambung, hal ini bisa menekan organ-organ disekitarnya dan mendorong asam lambung.
Penelitian sebelumnya dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology pun menunjukkan bahwa pasien GERD yang mengalami kecemasan berlebih cenderung menghadapi gejala yang lebih parah. Buruknya lagi, gangguan cemas dan maag memperparah satu sama lain.
Pasien GERD yang mengalami nyeri dada memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya. Lambat laun GERD dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Pada saat yang sama, stres dan kecemasan membuat gejala GERD semakin parah.

Komentar
Posting Komentar