Jejak Jejak Islam di Kabupaten Gresik
Kompleks makam panjang Fatimah Binti Maimun ditemukan pada tahun 1475 H/1082 M di Desa Leran, Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Kompleks pemakaman tersebut terse ditulis menggunakan ukiran kaligrafi arab bergaya kufi.
Bila dilihat dari namanya, Fatimah binti Maimun diperkirakan merupakan seorang keturunan raja Hibatullah atau salah satu dinasti yang berkuasa di wilayah Liran, Persia. keberadaan makan tersebut memperkuat dugaan jika islam telah berkembang di pulau jawa di abad ke 11.
Selain Makam Fatimah Binti Maimun, terdapat pula makam Sunan Gresik dan Sunan Giri yang menambah warisan religi Kabupaten Gresik. Makam dua Wali Songo tersebut tersebar di lokasi yang berbeda.
Sunan Gresik atau yang juga dikenal dengan Maulana Malik Ibrahim di kubur di Kecamatan Gapura Susilo. Ia berasal dari Kasyan, Persia dan merupakan Wali Songo yang pertama kali menyebarkan kebesaran Islam di Pulau Jawa.
Berdakwah pada abad ke 14, Wilayah yang pertama kali dituju merupakan Desa Sembalo, atau yang sekarang berada di Kecamatan Manyar. Sunan Gresik lalu mulai menyebarkan agama Islam di Jawa bagian timur dengan mendirikan masjid pertama di Desa Pasucinan, Manyar. Sunan Gresik tutup usia pada tahun 822 H atau 1419 M.
Berbeda dengan Sunan Gresik, Makam Sunan Giri diletakkan pada wilayah berbukit dengan arsitektur khas jawa di kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Ia merupakan putra dari Syekh Maulana Ishaq dan Dewi Sekardadu. Ketika bayi, Ia diangkat anak oleh Nyai Pinatih dan diberi nama Joko Samudro.
juga menciptakan tembang serta permainan untuk anak sebagai sarana berdakwah. Sunan Giri tutup usia pada tahun 913 H atau 1506 M .

Komentar
Posting Komentar